Mengenali Resiko Kecelakaan Saat Bekerja di Ketinggian


Ada banyak industri yang membutuhkan pekerja untuk bekerja di ketinggian. Tentu saja, risiko bekerja di ketinggian tidak boleh diremehkan. Keselamatan harus menjadi prioritas nomor satu karena kondisi ini adalah penyebab utama cedera di tempat kerja. Oleh karena itu, baik pemilik usaha maupun karyawan perlu mengetahui hak dan kewajibannya, terutama yang berkaitan dengan keamanan.

Mengenali risiko bekerja di ketinggian

Risiko bekerja di ketinggian biasanya dialami oleh pekerja di bidang pekerjaan seperti dekorator interior, pembersih jendela, konstruksi dan sejenisnya. Terkadang ada juga pekerjaan yang mengharuskan bekerja di ketinggian dalam keadaan tertentu. Dalam situasi ini, tangga biasanya akan digunakan.

Ketika cedera akibat bekerja di ketinggian terjadi, konsekuensinya tergantung pada banyak faktor. Misalnya jarak ke tanah, permukaan tanah tempat jatuhnya, cara jatuhnya, usia dan kesehatan orang yang mengalaminya.

Selain itu, tingkat keparahan cedera dapat meningkat jika melibatkan objek yang bergerak seperti kendaraan atau mesin.
Apapun tugasnya, harus ada perencanaan yang matang, lengkap dengan identifikasi risiko bekerja di ketinggian. Dari situ dapat dirumuskan apa yang perlu dilakukan untuk mencegah dan mengurangi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Perlindungan saat bekerja di ketinggian

Selain di atas, ada peralatan lain yang dapat digunakan untuk melindungi pekerja yang bekerja di ketinggian:

Jaring aman

Bukan sembarang jaring, tapi jaring pengaman khusus, dibuat khusus. Fungsi dari alat ini adalah untuk menangkap material atau pekerja yang jatuh. Semakin tinggi, semakin besar ukuran bersih yang dibutuhkan. Pastikan jaring pengaman tidak terlalu dekat dengan tanah untuk memberikan perlindungan.

Airbag

Airbag ini digunakan sebagai alternatif jaring pengaman. Bahan dan tekanan udara harus sesuai kebutuhan, sehingga harus dilakukan oleh orang yang kompeten. Ketika pekerja memakai peralatan keselamatan, perawatan harus dilakukan untuk memastikan bahwa airbag berada pada posisi yang benar.

Kunci yang sama pentingnya untuk mengurangi risiko bekerja di ketinggian adalah memastikan bahwa pekerja dilatih dengan benar. Tidak hanya secara teori, tetapi juga dalam praktik di lapangan. Pengalaman juga penting untuk menghindari kesalahan saat bekerja.

Cedera saat bekerja di ketinggian sangat mungkin terjadi. Tentu saja, perusahaan juga perlu memitigasi dan mengetahui cara menghadapinya jika terjadi keadaan darurat.