Sejarah Bingo

Salah satu game paling populer di dunia adalah bingo. Semuanya dimulai di Italia pada abad ke-16 sekitar 1530. Saat itu disebut Lo Guioco del Lotto dItalia. Pada akhir 1920-an diperkenalkan di Amerika Utara sebagai Beano. Nama itu kemudian diubah menjadi Bingo dan dipopulerkan di Amerika Serikat oleh seorang penjual mainan dari New York.

 

Game ini, yang awalnya merupakan lotto Italia, menuju Prancis pada abad ke-18. Ada bukti sejarah bahwa masyarakat tinggi Prancis memainkan permainan populer bernama Le Lotto di pesta dan pertemuan sosial mereka.

 

Di Eropa permainan lotto menyebar pada abad ke-19 sebagai permainan anak-anak yang instruktif. Di tahun 1859 beberapa pasar mainan di Jerman memiliki banyak permainan loto pendidikan. Motif utamanya adalah mengajari anak-anak cara mengeja kata, mengalikan angka, dan banyak lagi.

 

Di pameran pedesaan di seluruh Amerika Serikat versi yang mirip dengan permainan lotre yang disebut beano menjadi populer di tahun 1920-an. Untuk menandai nomor yang dipanggil di beano, pemain menempatkan kacang pada nomor yang dipanggil. Yang pertama menyelesaikan satu baris penuh akan berteriak beano!

 

Edwin S. Lowe, seorang penjual mainan di New Yorker, melakukan kunjungan ke sebuah country fair dekat Jacksonville, Georgia pada bulan Desember 1929. Dia membeli instrumen beano termasuk kacang kering, stempel penomoran karet, dan papan-papan kemudian membawanya pulang bersamanya di New York. Di sana ia menjadi tuan rumah pertandingan beano. Hingga suatu hari, seorang pemenang yang bersemangat secara tidak sengaja meneriakkan “BINGO” bukannya beano. Lowe kemudian berpikir untuk mengembangkan game yang disebut bingo.

 

Dalam langkah pertamanya ke pasar, permainan itu digunakan oleh seorang pendeta Pennsylvania untuk mengumpulkan dana amal. Setelah beberapa saat, pastor menyadari bahwa gereja kehilangan uang karena permainan bingo. Ini karena ada variasi kartu yang terbatas. Setiap pertandingan mereka akhirnya memiliki lebih dari 5 pemenang.

 

Carl Leffler, ahli matematika di Universitas Columbia, didekati oleh Lowe untuk mengembangkan permainan dan menurunkan kemungkinan menang. Dia meminta Leffler untuk membuat variasi yang lebih besar dari kartu bingo yang memiliki rangkaian angka yang berbeda. Leffler menjadi gila pada tahun 1960 setelah Lowe memiliki 6.000 kartu bingo.

 

Popularitas game bingo ini yang digunakan untuk mengumpulkan dana terus meningkat. Sekitar 10.000 game bingo mingguan berlangsung di Amerika Utara dalam rentang 5 tahun. Perusahaan Lowe terus tumbuh hingga ribuan karyawannya bekerja 24 jam sehari.

 

Saat ini, Bingo masih merupakan salah satu permainan yang paling dicintai dari semua kelompok umur. Bingo adalah salah satu game paling menarik yang disukai banyak orang.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *